Kamis, 14 April 2011

BELAJAR DI RUMAH YUUK!

Mengajak anak belajar di rumah seringkali menghadapi kendala. Entah karena anaknya yang menolak atau kesibukan orang tua sehingga tidak ada waktu untuk membimbing anaknya belajar. Jadi bagaimana ya? Ada cara mengajak anak untuk belajar yang menyenangkan di rumah.
  • Melalui mendongeng
  • Bermain
Mendongeng merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak berusia di bawah 8 tahun. Manfaat mendongeng bertujuan:
  1. Memicu kekuatan berpikir: anak akan terbawa oleh alur cerita yang berisi harapan, cinta, keberhasilan tanpa merasa digurui. Rasa ingin tahu akan bangkit sehingga mereka akan bersemangat untuk menebak akhir cerita.
  2. Membangkitkan kemampuan visual: alur cerita dapat membuat mereka berimajinasi tentang tempat, bentuk, pemandangan, warna, suara dan lain-lain.
  3. Mengaitkan kata-kata dengan gambar: belajar untuk mengoneksikan antara gambar dengan kata-kata.
  4. Memupuk pengertian terhadap orang lain: dari kegiatan mendongeng anak dapat membedakan karakter baik dan buruk.
  5. Menggambarkan budaya yang berbeda: memberikan wawasan kepada anak tentang keanekaragaman budaya, perilaku, kehidupan berbagai negara.
Ajaklah anak untuk berdiskusi setelah mendengarkan cerita, dengan demikian kita membantu mengembangkan kemampuan analisis di dalam otak anak sejak dini.
Selain mendongeng ajaklah anak untuk bermain di dalam atau di luar rumah. Sediakan fasilitas permainan berupa:
  1. Mainan plastik atau balok kayu: merangkai mainan konstruksi akan mengembangkan koordinasi tangan dan matanya serta meningkatkan daya konsentrasi.
  2. Cat atau crayon: dapat mengembangkan kemampuan motorik halus dan kepercayaan diri.
  3. Tanah liat atau malam: merangsang kreativitas untuk membuat sesuatu.
  4. Audio visual seperti games interaktif di komputer.
  5. Barang bekas: menstimulasi kemampuan anak untuk dapat berpikir kreatif, mengolah barang yang tidak terpakai menjadi barang yang bermanfaat.
  6. Bola besar dan bola kecil: untuk mengasah konsentrasi, keseimbangan gerak, motorik kasar dan motorik halus.
  7. Olah raga: renang, hiking, outbond, berkuda, arung jeram, dll
  8. Kunjungan ke tempat edukatif seperti museum, reservasi hutan, penangkaran hewan, dll
Biarkan anak membuat keputusan untuk bermain dengan permainan yang dia inginkan. Jadilah teman dan pembimbing yang baik agar anak mendapatkan hasil yang optimum dari mainan yang dimilikinya. Cermatilah dalam memilih mainan, pikirkan manfaat yang akan diperoleh dari mainan tersebut tanpa mengurangi kesenangan yang terdapat di dalamnya. Kegiatan ini dapat mengasah intelektual anak dan tanpa disadari oleh orang tua serta anak sebenarnya mereka telah melakukan belajar sambil bermain.
Ada rumus empat M untuk acuan dalam pembelajaran di rumah bersama orang tua yaitu membaca dan meneliti, mendorong dan menghargai, meninjau kembali dan menerapkan, manajemen waktu. Menyenangkan bukan?!
 dikutip dari : http://mutiaraendah.wordpress.com/2010/03/19/belajar-di-rumah-yuuk/

0 komentar:

Posting Komentar